Mulairamai dibicarakan ketika mobil Honda Jazz laris di Indonesia. Tahun 2005-an mobil Honda Jazz sudah menggunakan mesin VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control). Mesin VTEC ini perbaikan dari generasi sebelumnya, yaitu IDSI (Intelligent-Double Sequential Ignition) dalam satu silinder ada dua busi, persis motor Bajaj Pulsar tds-i.
HondaCity Hatchback RS menggendong mesin 1.498 cc DOHC 4 silinder segaris, 16 katup i-VTEC + DBW. Tenaganya mencapai 119,3 tk pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm pada 4.300 rpm. Sebaliknya, mesin Honda Jazz memiliki kapasitas 1.497 cc SOHC yang mampu menghasilkan tenaga 118 tk pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm pada 4.600 rpm.
JualMobil Honda CR-V 2022 Prestige Prestige VTEC 1.5 di DKI Jakarta Automatic SUV Putih Rp 515.000.000 - 9484505 - SOLUSI MILIKI - Mobil123.com parts, oli, ( tinggal isi bensin saja, honda yg merawat nya ) * Garansi mesin dan kelistrikan 100.000 kilometer * sudah termasuk ASURANSI SELAMA KREDIT * 100% Aprove (garansi uang
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. VTEC merupakan singkatan dari Variable Valve Timing and Lift Electronic Control, yaitu sistem variable pengontrolan katup yang dikembangkan oleh pabrikan otomotif Honda untuk mesin bensin. Sistem VTEC ini merupakan inovasi pengontrolan katup yang pertama kali lahir oleh seorang insinyur Honda, Kajitani Ikuo. Honda India Luncurkan Mid-size SUV Elevate, Kapan Masuk Indonesia? 3 Komponen Bermasalah Honda Indonesia Recall Berbagai Model, Ini Daftarnya Buruan Lamar! Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja Teranyar Meskipun sebagian besar pembuat mobil di seluruh dunia telah mulai mengembangkan variable valve timing mereka sendiri, seperti Toyota dengan VVT-i, Mitsubishi dengan MiVEC, Nissan Neo-VVL, dan semacamnya. VTEC merupakan salah satu keberhasilan besar di dunia otomotif dan menjadi merek dagang yang merupakan bagian integral dari konsumen sebagai identitas dari produk Honda. Pada awal tahun 80-an, permintaan untuk sepeda motor sport bertenaga tinggi melonjak, Honda memutuskan untuk memulai sebuah misi untuk mencoba membuat sebuah mesin yang memiliki output mesin yang tinggi serta ketahanan mesin yang baik . Setelah studi kelayakan, Team Research and Development Honda memutuskan untuk membuat sebuah mesin yang bisa mendapat 200hp per liter serta idling mesin yang stabil. Team Research and Development Honda menemukan bahwa mereka harus menggunakan metode untuk melawan resistensi saluran masuk udara pada putaran mesin rendah hingga menengah. Solusi dari metode tersebut adalah REV Revolution-modulated valve control atau bisa juga disebut HYPER VTEC, yakni mekanisme untuk mem-pause bukaan katup. Sistem ini memiliki tugas untuk menghentikan paksa beberapa katup bila diperlukan, untuk mengoptimalkan aliran udara dan mencapai idling mesin yang stabil, serta meningkatkan kehalusan pada putaran mesin rendah hingga menengah. Mesin yang pertama menggunakan sistem REV ini ialah sepeda motor Honda CBR400F pada tahun 1983. Dari teknologi REV yang digunakan pada mesin sepeda motor, Honda memutuskan untuk mengembangkan teknologi serupa VTEC untuk mobil dengan dua camshaft profile, yakni putaran mesin renda hingga menengah serta untuk menengah hingga putaran atas. Mobil besutan Honda pertama yang menggunakan VTEC ialah 1989 JDM-spec Integra dan Civic CRX Sir, yang menggunakan mesin DOHC 160hp B16A. VTEC mulanya dirancang untuk mesin DOHC Double Overhead Camshaft, Variable Valve Timing dan Lift Electronic Control berperan sebagai switch antara mode menghemat bahan bakar dan mode high performace. Hal ini dilakukan oleh valve timing yang bergerak pada kecepatan rendah dan profil cam yang kecil pada rpm mesin rendah untuk menekan konsumsi bahan bakar. Di sisi lain, ketika mesin membutuhkan power lebih, VTEC mempercepat valve timing dan beralih ke profil cam yang lebih besar yang memungkinkan untuk membuka tutup katup lebih lama. Peralihan dari camshaft low profile dimaksudkan untuk menekan konsumsi bahan bakar, untuk camshaft high profile dimaksudkan untuk meningkatkan daya output yang dilakukan melalui pin pengunci yang menghubungkan dua lobus camshaft independen pada kecepatan mesin tertentu. Video Populer yang Kamu Cari powered by kpl/fdk
Sepanjang sejarah, Honda telah memproduksi sekian banyak mobil dengan perfoma mumpuni. Ini reputasi yang sudah diakui. Salah satu inovasi paling revolusioner yang pernah dihadirkan Honda adalah mesin VTEC yang fenomenal. Beberapa model, seperti Civic Type R dan Accord Type R sukses memaksimalkan potensi mesin ini. Namun, di atas langit masih ada langit. Performa mesin VTEC mencapai puncaknya saat dibenamkan pada seri Honda S2000 yang diluncurkan pada 1999 silam. Sebelum diproduksi massal, Honda S2000 terlebih dahulu diperkenalkan sebagai mobil konsep pada 1995. Kala itu, S2000 menjadi hasil Honda Sport Study Model yang tengah mengembangkan bodi aluminium dengan distribusi berat 50-50. Setelah berkeliling dunia dan dipamerkan dalam berbagai pameran mobil, Honda akhirnya memutuskan untuk memproduksinya. Persisnya pada 1999, bertepatan dengan peringatan ulang tahunnya yang ke-50. Honda tampak mencari momen yang pas. Mengusung nama S2000, yang merupakan kelas tertinggi dari seri mobil sport Honda, mobil ini memiliki mesin VTEC 2,0 liter yang mampu menghasilkan tenaga 237 daya kuda. Putaran mesin maksimal S2000 mencapai rpm diperlengkapi dengan transmisi manual enam percepatan. Salah satu ciri khas S2000 adalah bobotnya yang ringan, sehingga dapat bermanuver dengan lincah. Membuat pengendaranya dapat menginjak pedal gas dengan maksimal. Saking gesitnya, mobil ini sempat merepotkan para pengendara dengan kemampuan pas-pasan saat menggebernya di kecepatan maksimal. Namun, bagi mereka yang terlatih dan bisa "menjinakkan" S2000, mobil ini akan memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa menyenangkan. Harus diakui, Honda S2000 tidak memiliki bentuk bodi yang mencolok, seperti mobil sport lainnya. Desainnya bersih dengan lengkungan depan yang dibuat khusus untuk mengakomodasi trek yang lebar. Meski demikian, desain yang tak lekang oleh zaman tersebut justru membuat nama S2000 populer di kalangan pencinta mobil retro. Pembaruan penting akhirnya dihadirkan pada versi 2004 dengan memasang anti-roll bar yang makin tebal untuk membuatnya makin mudah dikendarai. Beberapa penambahan kecil juga dibuat untuk mempercantik tampilan sekaligus membuatnya terlihat lebih segar. S2000 keluaran 2004 juga hadir dengan atap yang bisa dibongkar pasang untuk sensasi berkendara maksimal di berbagai cuaca. Demi meningkatkan citra eksklusif, Honda memproduksi S2000 dengan varian edisi terbatas, yang hanya bisa dibeli di wilayah tertentu. Type S, misalnya, hanya bisa diperoleh di negara asalnya, Jepang. Sedangkan model Club Racer hanya diproduksi untuk konsumen di Amerika. Baca juga Sementara itu, konsumen di Britania Raya berkesempatan mendapatkan S2000 Edition 100 yang diluncurkan pada 2009. Semua model S2000 Edition 100 diluncurkan dengan warna putih, sesuai dengan mobil kemenangan pertama Honda. Lengkap logo bernuansa grafis dan hitam serta interior kulit yang didominasi warna merah. Seperti namanya, model ini hanya diproduksi sebanyak 100 buah, yang menandai berakhirnya produksi S2000. Belakangan, banyak beredar rumor mengenai suksesor S2000 di masa depan. Namun, hal ini terbentur mesin VTEC yang telah ketinggalan zaman. Mungkin, Honda sedang berniat mengembangkan mobil baru dengan mesin VTEC FK8 Type R model teranyar. Galeri Honda S200 Edition 100
- Istilah VTEC mungkin sudah tak asing di telinga sobat GridOto. Teknologi ini diterapkan di sejumlah mobil buatan Honda. Sebut saja seperti Honda Jazz, City, Integra, hingga Civic. Lantas, apa sih VTEC itu? Baca Juga Mobil Terendam Banjir, Ini Tanda Valve Body Transmisi Matik Rusak Melansir VTEC merupakan singkatan dari Intellegence Variable Valve Timing & Lift Electronic Control System. Fungsinya sebagai sistem variabel pengatur katup di mesin mobil Honda. Honda Sistem VTEC pada mesin mobil Honda Desainernya Ikuo Kajitani, yang meyakinkan pihak Honda bahwa mesin mereka harus memiliki karakter. "Mesin dengan empat katup dikenal memiliki karakter yang butuh putaran tinggi untuk mengeluarkan performanya," kata Ikuo dikutip dari Menurutnya, hal tersebut punya kekurangan yakni performanya jadi tertahan saat putaran rendah. Apalagi untuk mesin-mesin dengan kubikasi kecil. Baca Juga Mobil Terendam Banjir, Waspada Kerusakan Transmisi Matik Satu Ini Hal tersebut yang menjadi alasan Ikuo Kajitani mengembangkan sistem VTEC ini. Sistem valve ini dikembangkan di bawah program New Concept Engine NCE. Hasilnya, mesin VTEC pertama rampung digarap dan disematkan pada Integra yang dirilis pada 1989. Inovasi ini mengejutkan dunia karena mesin dengan sistem VTEC mampu menghasilkan performa apik baik di putaran rendah dan tinggi, namund dengan konsumsi bahan bakar tetap irit. Sebenarnya sistem semacam ini bukan cuma VTEC yang diembangkan Honda.
mobil honda yang menggunakan mesin vtec